Rabu, 15 April 2026

Mikrotik

Mikrotik

Sejarah Mikrotik

Mikrotik dibuat oleh MikroTikls sebuah perusahaan di kota Riga, Latvia. Latvia adalah sebuah negara yang merupakan “pecahan” dari negara Uni Soviet dulunya atau Rusia sekarang ini.

Mikrotik mulai didirikan tahun 1995 yang pada awalnya ditujukan untuk perusahaan jasa layanan Internet (PJI) atau Internet Service Provider (ISP) yang melayani pelanggannya menggunakan teknologi nirkabel atau wireless.

MikroTik adalah sistem operasi dan perangkat lunak yang dapat digunakan agar komputer menjadi router network yang handal, mencakup berbagai fitur yang dibuat untuk IP network dan jaringan wireless, cocok digunakan oleh ISP, provider hotspot, & warnet.

Saat ini MikroTikls memberikan layanan kepada banyak ISP nirkabel untuk layanan akses Internet di banyak negara di dunia dan juga sangat populer di Indonesia.


Pengertian Mikrotik

Mikrotik adalah sistem operasi beserta perangkat lunak yang dipasang dalam sebuah komputer sehingga komputer yang sudah terpasang tersebut bisa dioperasikan. Adapun komputer yang sudah terhubung dengan mikrotik berperan sebagai jantung network (jaringan), pengendali, pengatur lalu lintas data. Komputer jenis ini disebut dengan Router.

Router merupakan media penghubung dan pengatur antara dua buah jaringan atau lebih yang berguna dalam meneruskan data dari satu jaringan ke jaringan lainnya. Mikrotik merupakan sistem operasi Linux base yang digunakan untuk network router. Mikrotik didesain untuk memberi kemudahan bagi para penggunanya.

Sistem administrasinya bisa diterapkan dengan menggunakan Windows Application (Winbox). Selain itu, proses instalasi juga bisa dilakukan dengan menggunakan Standard Computer. Dengan demikian mikrotik bisa diartikan sebagai sistem operasi router yang digunakan untuk menjalankan dan mengatur segala aktivitas network (jaringan) secara menyeluruh.

Router mikrotik bisa digunakan pada jaringan komputer berskala besar maupun kecil yang tentunya harus disesuaikan dengan resources daripada komputer itu sendiri.

Jika mikrotik digunakan untuk mengatur network kecil, maka penggunaan perangkat komputernya bisa biasa-biasa saja atau standar, namun untuk skala besar maka harus menggunakan komputer yang memiliki spesifikasi tinggi.

Mikrotik meliputi beragam fitur yang diciptakan untuk jaringan wireless dan IP network. Sistem ini cocok digunakan oleh ISP, provider hotspot dan warnet. Jadi, mikrotik benar-benar membantu para penggunanya.


Fungsi Mikrotik

  • Untuk memblokir situs-situs yang mengandung konten terlarang
  • Pengaturan dan konfigurasi LAN
  • Pengaturan jaringan terpusat
  • Billing hotspot
  • Pembuatan PPPoE Server
  • Memisahkan bandwidth internasional dan lokal

Fungsi Router:

Router merupakan penghubung antar jaringan untuk meneruskan data.


Jenis-jenis Mikrotik

RouterOS → Sistem operasi berbasis UNIX untuk router

RouterBoard → Perangkat keras jaringan Mikrotik

Built-in Hardware → Router siap pakai dengan RouterOS


Fitur Mikrotik

Address List, DHCP, Firewall, NAT, Hotspot, Routing, VLAN, VPN, Proxy, Monitoring, SNMP, Tools, Winbox, dan masih banyak lagi.


Manfaat Mikrotik

  • Internet Gateway
  • Access Point
  • Routing jaringan

Kelebihan dan Kekurangan

Kelebihan:

  • Lebih hemat biaya
  • Hemat listrik
  • Mudah digunakan

Kekurangan:

  • Hardware terbatas
  • Kurang optimal untuk proxy besar
  • Tidak bisa upgrade hardware

Cara Mencegah Router Diretas

  1. Rutin mengganti password WiFi
  2. Cek pengguna WiFi
  3. Gunakan aplikasi monitoring

Sumber

https://salamadian.com/pengertian-mikrotik/
http://salmantkj48.blogspot.com/
https://qwords.com/
https://blog.dimensidata.com/
https://www.liputan6.com/
https://www.dosenpendidikan.co.id/
https://ilmukomputer.org/
https://raharja.ac.id/

```

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Praktikum Mikrotik 1 Individu

🌸 Praktikum MikroTik 1 🎯 Tujuan Praktikum Memahami instalasi dan penggunaan Winbox. Mengetahui fungsi interface pada rout...