Rabu, 17 September 2025

AKSES INTERNET MENGGUNAKAN KABEL LAN DAN FIBER OPTIK

 Langkah Kerja 


Anda akan memasang kabel dan melakukan konfigurasi jaringan, dimulai dengan menghubungkan sumber internet (ISP) ke switch menggunakan kabel UTP, kemudian meneruskannya ke converter FO 6 port menggunakan kabel LAN, lalu ke converter LAN to FO menggunakan kabel FO, dan akhirnya menuju ke router melalui kabel UTP ke port 1 (WAN). Router akan dikonfigurasi secara dynamic agar dapat mendistribusikan internet dari ISP ke port 2 dan port 3 sesuai dengan IP address berdasarkan nomor absensi masing-masing. Port 2 router akan terhubung ke access point menggunakan kabel UTP, sedangkan port 3 router akan disambungkan ke laptop melalui kabel LAN, di mana Anda akan melakukan konfigurasi access point secara static sesuai dengan IP address absensi masing-masing, termasuk pengaturan keamanannya. Sebagai hasil akhir, Anda akan melakukan pengujian kecepatan internet pada laptop menggunakan kabel LAN dan koneksi wireless dari access point, memastikan jaringan berfungsi dengan optimal.




A. ISP (Internet Service Provider)

Pengertian:

ISP atau Internet Service Provider adalah perusahaan penyedia layanan internet yang memungkinkan pengguna terhubung ke jaringan global. ISP memiliki infrastruktur jaringan sendiri seperti kabel fiber optik, satelit, server, dan backbone yang menghubungkan pelanggan ke internet dunia. Selain menyediakan akses internet, ISP juga bisa memberikan layanan tambahan seperti alamat IP publik, hosting, email, hingga TV kabel. ISP merupakan pintu gerbang utama agar sebuah jaringan lokal bisa terkoneksi dengan internet.

Fungsi Utama:

Menyediakan koneksi internet untuk pelanggan.

Memberikan alamat IP publik yang digunakan untuk identifikasi di internet.

Menyediakan layanan tambahan seperti VoIP, IPTV, web hosting, dan cloud.

Mengatur jalur komunikasi agar koneksi stabil dan aman.

Cara Kerja:

ISP menerima data dari backbone internet global.

Koneksi disalurkan melalui fiber optik, kabel, atau satelit ke pelanggan.

Modem/router pelanggan menerima sinyal dari ISP dan meneruskan ke jaringan lokal.

B. SWITCH / HUB

Pengertian:

Switch adalah perangkat jaringan yang digunakan untuk menghubungkan banyak perangkat dalam satu jaringan lokal (LAN). Switch dapat membaca alamat MAC setiap perangkat dan mengirim data hanya ke tujuan tertentu, sehingga lebih cepat dan efisien.

Sedangkan hub adalah perangkat sederhana yang mengirimkan data ke semua port sekaligus tanpa melihat alamat tujuan. Karena sifatnya yang boros bandwidth, hub kini jarang dipakai dan hampir sepenuhnya digantikan oleh switch.

Fungsi Utama Switch:

Menghubungkan beberapa perangkat dalam jaringan lokal.

Mengirim data secara cerdas ke perangkat tujuan.

Mengurangi collision (bentrokan data).

Mendukung VLAN dan QoS untuk pengelolaan jaringan.

Fungsi Utama Hub:

Menghubungkan perangkat dalam LAN kecil.

Menyebarkan data ke semua port (broadcast).

Cara Kerja Switch:

Switch menerima paket data dari perangkat.

Membaca alamat MAC tujuan dalam paket.

Mencocokkan dengan tabel MAC internal.

Mengirimkan data ke port yang sesuai.

Cara Kerja Hub:

Menerima data dari satu perangkat.

Menyebarkan ke semua port tanpa filter.

C. LAN (Local Area Network)

Pengertian:

LAN adalah jaringan komputer yang terbatas pada area kecil, seperti sekolah, rumah, atau kantor. LAN digunakan untuk menghubungkan banyak perangkat agar bisa berbagi data, printer, file, maupun akses internet. LAN bisa dibangun dengan kabel UTP atau nirkabel (Wi-Fi). Karena jangkauannya terbatas, LAN memiliki kecepatan tinggi dan tingkat keamanan lebih mudah diatur.

Fungsi Utama:

Menghubungkan komputer, laptop, printer, dan perangkat lain.

Membagikan file, aplikasi, atau media penyimpanan.

Memberikan akses internet ke semua perangkat.

Memudahkan komunikasi antar perangkat dalam area kecil.

Cara Kerja:

Perangkat dihubungkan dengan switch atau router.

Setiap perangkat diberi alamat IP.

Pertukaran data dilakukan dengan protokol TCP/IP.

D. HTB 6 PORT (Fiber Optic Terminal Box)

Pengertian:

HTB 6 Port adalah sebuah kotak distribusi yang digunakan untuk terminasi kabel fiber optik. Kotak ini berfungsi sebagai wadah untuk menyimpan sambungan FO agar lebih aman, rapi, dan terlindungi dari kerusakan fisik. Terminal box juga membuat distribusi koneksi FO lebih mudah diatur, terutama dalam jaringan dengan banyak jalur.

Fungsi Utama:

Menjadi tempat sambungan dan terminasi kabel FO.

Melindungi sambungan FO dari kerusakan fisik atau debu.

Membagi koneksi FO ke beberapa port tujuan.

Cara Kerja:

Kabel FO utama masuk ke terminal box.

Disambungkan ke port keluaran.

FO diteruskan ke converter atau perangkat jaringan lainnya.

E. FIBER OPTIK (FO)

Pengertian:

Fiber optik adalah media transmisi berupa kabel serat kaca atau plastik tipis yang mampu mengirimkan data dalam bentuk cahaya. Teknologi ini memungkinkan kecepatan transfer data yang sangat tinggi, lebih stabil dibanding kabel tembaga, dan dapat menjangkau jarak puluhan kilometer tanpa kehilangan sinyal. Fiber optik adalah tulang punggung utama internet modern.

Fungsi Utama:

Menjadi media transmisi data jarak jauh.

Mengirimkan data dengan kecepatan tinggi.

Mengurangi gangguan sinyal elektromagnetik.

Cara Kerja:

Data dari perangkat diubah menjadi sinyal cahaya.

Cahaya berjalan di dalam serat optik dengan prinsip total internal reflection.

Sampai di tujuan, cahaya diubah kembali menjadi sinyal listrik.

F. CONVERTER FO (Media Converter A/B)

Pengertian:

Converter FO adalah perangkat yang digunakan untuk mengubah sinyal optik menjadi sinyal listrik (LAN) dan sebaliknya. Dengan converter, jaringan fiber optik bisa dihubungkan dengan perangkat yang hanya mendukung kabel UTP. Converter biasanya dipasang berpasangan (A dan B) agar komunikasi dua arah bisa berjalan.

Fungsi Utama:

Menghubungkan jaringan berbasis FO dengan LAN.

Mengubah data optik menjadi data elektrik.

Menjaga kualitas sinyal agar tetap stabil.

Cara Kerja:

FO masuk ke port converter.

Converter mengubah cahaya menjadi sinyal elektrik.

Port LAN pada converter dihubungkan ke router atau switch.

G. WAN (Wide Area Network)

Pengertian:

WAN adalah jaringan komputer yang cakupannya sangat luas, mencakup antar kota, negara, hingga benua. WAN menghubungkan banyak LAN agar bisa saling berkomunikasi. Internet adalah bentuk terbesar dari WAN, karena menghubungkan jutaan perangkat di seluruh dunia.

Fungsi Utama:

Menghubungkan banyak LAN yang berbeda lokasi.

Mendukung komunikasi jarak jauh.

Memungkinkan pertukaran data antar wilayah.

Cara Kerja:

Router menghubungkan LAN ke jaringan WAN melalui port WAN.

Data dikirimkan lewat infrastruktur ISP (FO, satelit, microwave).

Routing mengatur jalur agar data sampai ke tujuan.

H. ROUTER

Pengertian:

Router adalah perangkat jaringan yang digunakan untuk menghubungkan jaringan lokal (LAN) dengan jaringan luas (WAN/internet). Router juga berfungsi sebagai pengatur lalu lintas data, pemberi alamat IP (DHCP server), serta pengaman jaringan (firewall). Router menjadi otak utama dalam distribusi koneksi internet ke berbagai perangkat.

Fungsi Utama:

Memberikan alamat IP ke perangkat (DHCP).

Menghubungkan LAN ke WAN (internet).

Mengatur lalu lintas data agar tidak bentrok.

Menyediakan fitur NAT, firewall, dan port forwarding.

Cara Kerja:

Port WAN menerima koneksi internet dari ISP.

Router membagi IP lokal ke perangkat.

Data dari perangkat diteruskan ke tujuan sesuai alamat IP.

Jika menuju internet, router melakukan NAT agar bisa diakses global.

I. ACCESS POINT (AP)

Pengertian:

Access Point adalah perangkat jaringan yang berfungsi memancarkan sinyal Wi-Fi dari jaringan kabel. Dengan AP, perangkat wireless seperti laptop, smartphone, atau tablet dapat terhubung ke internet tanpa kabel. AP biasanya digunakan di sekolah, kantor, atau tempat umum agar akses internet lebih fleksibel.

Fungsi Utama:

Mengubah koneksi kabel menjadi sinyal Wi-Fi.

Menyediakan nama jaringan (SSID).

Mengatur keamanan jaringan dengan password.

Memperluas jangkauan jaringan wireless.

Cara Kerja:

AP menerima internet dari router melalui kabel LAN.

AP memancarkan sinyal Wi-Fi dengan SSID.

Perangkat client terhubung menggunakan password Wi-Fi.

AP meneruskan data bolak-balik antara perangkat client dan router.

J. LAPTOP

Pengertian:

Laptop adalah komputer portabel yang digunakan pengguna untuk mengakses jaringan, baik melalui kabel LAN maupun Wi-Fi. Dalam jaringan, laptop berperan sebagai client yang menerima layanan internet, serta dapat digunakan untuk konfigurasi perangkat seperti router atau AP.

Fungsi Utama:

Mengakses internet untuk browsing, belajar, atau bekerja.

Mengonfigurasi router atau access point.

Melakukan pengujian jaringan (ping, speedtest, traceroute).

Cara Kerja:

Laptop terhubung ke jaringan lewat LAN atau Wi-Fi.

Mendapat IP dari router secara static/dynamic.

Laptop bisa mengakses internet atau sumber daya di LAN.

Kesimpulan

Kesimpulannya, internet merupakan jaringan global yang menghubungkan jutaan perangkat di seluruh dunia melalui berbagai media transmisi, mulai dari kabel tembaga, fiber optik, hingga sinyal nirkabel. Agar internet dapat digunakan, diperlukan perangkat jaringan seperti switch, router, converter, hingga access point yang bekerja saling melengkapi untuk mendistribusikan koneksi dari ISP ke pengguna akhir. Dengan adanya sistem jaringan yang terstruktur, laptop maupun perangkat lain dapat menikmati akses internet yang stabil, cepat, dan aman, sehingga mendukung kegiatan belajar, bekerja, hingga komunikasi sehari-hari.

Rabu, 03 September 2025

KONVERTER DESIMAL KE BINER

Konverter Desimal ⇄ Biner

👩 Niken Ayu Larasati XI TJKT 1

💖 Konverter Desimal ⇄ Biner 💖

Masukkan bilangan bulat (boleh negatif).
Biner: —
Hasil: —

Konversi Desimal ⇄ Biner
Hasil: —

Konsep Dasar Splicing dalam Komunikasi Optik

Gambar 428 Diagram Alur Splicing  dalam Komunikasi Optik Berikut penjelasan  Konsep Dasar Splicing dalam Komunikasi Optik  yang disusun ring...